Kabar Banyuwangi

Dari Beberapa Peristiwa Dunia Yang Memilukan, Bukan Hanya Bunga Berbunga Yang Riba, Melebihi Batas Keseimbangan Juga Bukan Ajaran Rasulullah SAW

108 Views

Oleh Qusyairi Sumbermanggis
Ketua Umum Jaringan Wirausaha Indonesia

Hari ini Rabu, 12/05/2021 tepat 30 hari puasa Ramadhan 1442H telah usai, Ada kegembiraan karena telah menjalankan, Ada kesedihan karena telah di tinggalkan bulan dimana pahala di lipatgandakan. Dalam Sebulan terakhir Banyak peristiwa Nasional Maupun Internasional terjadi apapun latar belakangnya yang jelas sejarah akan mencatat, kelak akan di pelajari dan di jadikan objek penelitian Ilmiah oleh anak cucu kita di masa mendatang.

Baru-baru ini peristiwa memilukan terjadi, militer Israel kembali melakukan serangan di Jalur Gaza hingga membuat dua orang tewas, pada Selasa 11 Mei 2021 jumlah terus bertambah total sebanyak 26 warga Palestina di Jalur Gaza tewas dalam akibat serangan udara tersebut, belum tau berapa jumlah korban terakhir hingga tulisan ini Saya rilis.

Yang jelas Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan akan terus meningkatkan serangan ke Jalur Gaza. : “kemungkinan serangan dan frekuensi serangan akan ditingkatkan,” kata PM Benjamin Netanyahu dalam pernyataan video di Twitter, dikutip dari Al Jazeera, Selasa, 11 Mei 2021. Faktor keterbatasan pemahaman dan kemampuanlah yang membuat saya hanya mampu berdoa dan berharap semoga perdamaian segera terwujud.

Pemahaman Saya kedua belah pihak adalah sama-sama keturunan Nabi Ibrahim AS, lima waktu kita bersholawat dalam sholat : “allhumma sholli alaa saidina Muhammad wa ala alii saidina Muhammad, kama sollaita ala saidina ibrahim wa ala alii saidina ibrahim, wabarik ala saidina Muhammad wa ala alii saidina Muhammad kama barokta alaa saidina ibrahim, wa ala alii saidina ibrahim”.

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad, seperti rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahkanlah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya, seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya”.

Di India Dilansir dari Daily Mail, pejabat senior rumah sakit memberikan penjelasan dalam beberapa hari ini, Selasa 11 Mei 2021, bahwa petugas berusaha mengevakuasi dan menguburkan serta telah mencatatkan 329.942 kasus dan 3.876 korban meninggal dalam 24 jam.

Lain di belahan dunia, lain pula di tanah air. Betapa pontang pantingnya Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi meminta masyarakat tidak salah paham maksud dari pernyataan Presiden Jokowi mempromosikan Bipang, Saya yakin ada pihak tertentu di lingkungan istana yang dengan sengaja menjatuhkan martabat Presiden Jokowi di benturkan dengan ummat Islam.

Tidak lain adalah pengalihan isu betapa tidak berdayanya pemerintah ketika berhadapan dengan masalah yang barbau negara tirai bamboo yaitu masuknya 85 Warga Negara (WN) China lewat pintu Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta 4 Mei 2021. Dua di antaranya dinyatakan positif Covid-19. Saya tidak yakin hanya itu, bagaimana dengan pintu-pintu lain di bandara internasional di seluruh Indonesia, jumlahnya bisa puluhan atau ratusan di butuhkan investigasi lebih lanjut.

Padahal Pemerintah telah resmi melarang warga negaranya sendiri mudik dalam rangka meminimalisir penyebaran Covid 19 di masyarakat. Tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 No. 13 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021

Sebelumnya rencana impor beras satu juta ton juga oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi yang di tolak oleh Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo beliau mengatakan stok beras di dalam negeri cukup. Juga isu Beli Peternakan Belgia, oleh Menteri BUMN Erick Tohir salah satu capres favorit 2024”, versi Jaringan wirausaha Indonesia, yang di di dukung oleh beberapa Anggota DPR RI di antaranya Anggota Komisi VI DPR RI, Amin Ak, Dapil Jawa Timur IV meliputi Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang Dari PKS, Martin Manurung Ketua DPP Partai Nasdem, Senin 19 April 2021, dan juga anggota Komisi VI DPR RI Marwan Jakfar dari Partai Kebangkitan Bangsa kepada antaranews 20/04/2021. Sebagai Ketua Umum Jaringan Wirausaha Indonesia ada dua kesimpulan, untuk sekala nasional disamping kepentingan bisnis kelompok tertentu, adalah pilpres 2024 mendatang tujuanya

Ada pelajaran menarik yang bisa kita petik tentang kesungguhan, kemandirian dalam mengelola tata kelola ekonomi sekala kecil. Adalah sebuah pesantren di ujung timur pulau jawa, di kenal daerah tapal kuda, Salafiah Safi’iyah Pondok Pesantren legendaris, berturut turut di asuh oleh KHR. Syamsul Arifin, KHR. As’ad Syamsul Arifin salah satu pendiri NU, KHR. Fawaid As’ad Syamsul Arifin, terakhir di pimpin oleh KHR. Azaim Ibrahimy, dari semua tingkatan pendidikan SPP di pungut kurang lebih 1 juta-an pertahun,

Fatwa Pengasuh, sinergi pesantren dengan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi santri, tidak boleh lebih menjual nasi beserta lauk pauknya melebihi dari Rp. 5000 bahkan Rp. 3000 santri sudah bisa makan dengan daging ayam, santrinya berjumlah belasan ribu, sampai sekarang masih bertahan dan makmur baik pesantren maupun masyarakat lingkungan kesantren, bukan masalah besar atau kecil dalam mengelola tatakelola ekonomi, tapi bagaimana bersungguh memulai dan melaksanakan.

Di akhir bulan Ramadhan 1442 H atau 2021M marilah kita jadikan momentum perubahan, bersama-sama kita bersinergi, Resolusi Baru Ekonomi Indonesia Maju, yang berkeadilan, mandiri dan bermartabat dari beberapa peristiwa dunia yang memilukan, Bukan Hanya Bunga Berbunga Yang Riba, Melebihi Batas Keseimbangan Juga Bukan Ajaran Rasulullah SAW.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *